Senin, 17 September 2012


Hidupmu bersandiwara
Ketika angin menghempas daun
bukit yang biru tlah lama beku
Dahan dan ranting gemersik bisu
telah dinginkah api hatimu ?

dan waktu terus melaju kugenggam tanya
Seindah dalam kata
Seindah dalam cinta
Bilakah segala-galanya bersatu adanya?


Di dalam rindunya aku
Hanya angin yang bercumbu
Bukankan sewaktu-waktu
Engkau milikku

Tetapi kenyataan

Hidup berliku ganda
Hidupnya pengorbanan
Tinggal penghabisan lamunan


Seharum wangi bunga
Hidupmu bersandiwara
Seribu bertanya senada,
merayu,Berkhayal tinggal yang ada


by :Rangga Aditya Ntu'awan Medan 28082012


mengambang biduk Cintaku

hari beranjak senja .seiring waktu
bidukpun terus berlalu
terlalui sudah dua dermaga dua pulau
menjadi kisah yang lalu

biduk terus melaju mengarungi samudra biru

bertemankan segenggam asa pada kalbu
pada bintang bertambat dikala lesu
pada matahari siang dia mengadu
deru bayu nyanyiklan lagu rindu harapan
percikan riak dan gelombang adalah tumpuan
lazuardi perlahan kelam mengambang diawan
semilir bayu..mengayunku dalam lamunan

gejolak hati didera tanya...

inikah..nasib hamba...
inikah ,adakah harapan tersisa
akankah semua kan nyata

Ya Illahi Robbi..

dimanakah biduk ini kan bersadar.dan menepi
semaikan gumpulan Cinta pada diri
sebagai penyerta secercah cahaya yang kugantungi


tersemat sejuta rindu pada dinding hati
cemburu dan air mata sesekali mewarni
dan atau ..
biduk ini tak akan pernah menepi
hanya melihat elok nyiur di ujung pantai


BY:Rangga Aditya Ntu'awan Medan 11082012


And I wound up here

Humming accompany cold nights

Wishful and dreamy reverie
Moving on from the story of the heart cry
Remember you slice this heart
Deepest wound, cut injuries here
Feels close to your physical body, but of mind
When will this just a dream
Wake me to awake again
Clutching hands that do not go
Leave me alone
Deserted, fell lowly bottom of the earth
Crying hold incision running time
Surely look at you to move
Stepping happy day
And left me lonely and
Lonely and alone ....
And I wound up he


By: Rangga Aditya Ntu'awan 30082012 Medan


Munajat Hati

Ya Illahi
Jadikanlah hati ini hati yang hidup
Yang berjalan bersama kehidupan
Yang melihat dan yang mendengar
Yang tawadhuk dalam ridhaMu.

Ya Rabbi
Janganlah jadikan hati ini mati
Lemas dalam kesibukan hidup
Gersang dalam kemarau rohaniah
Kaku dalam kelongsong jasadi.


Hidupkanlah ya Allah
Seketul hatiku yang tersisa ini
Dengan tangan belas kasihMu
Moga jadi gerbang menuju cinta hakiki
Untuk hidup yang lebih abadi...


bunga itu menjadi kau
yang selalu menawan hatiku
ingin ku berdiam dan bersandar
setelah sayap kutangkupkan
aku tak ingin lagi terbang
bukan hinggap dan pergi
bukan sekedar menghisap madu sari
bukan ingin kumelukai
tapi kdg itu yang kulalui
ma'afkan aku bila kau terluka
dan akan selalu terluka
karena aku ingin disayang
sebagai hanya satu nya
tapi kalaupun itu tidak bisa
biarkan aku pergi saja
entah kemana dan dimana


Dusk You Beautiful

As the sun began to set

I saw you smiling beside me
I stared unblinking eyes
To me, your eyes are so perfect

day

I feel the pulse of your veins
Hard heart beats
fragrant breath
Also warm your love

Now about you make you the story before falling asleep

I made the shadow of homesickness before sleeping
And I made the harbor in a dream
This spirit, this heart, Life is so missed
You are the story of my beautiful

27072012



SALAM PAGI CINTA
sebingkai jendela melukiskan pemandangan sebuah taman
sebaris embun sekilau warna secercah mentari
semua tersimpul dalam Bening senyummu
menguak gerbang kehidupan indah hari ini.

denting kemilau titis-titis rindu yang menghapus setiap sunyi setiap saat

kata-kata ini bicara apa adanya mengenai sebuah isyarat
yang dirahasiakan bunga-bunga
ketika pagi melepaskan diri dari malam yang pekat.

Dan kita, adalah sebuah belahan hati

yang tak bisa kutulisi sendiri tanpa kamu maknai
tak bisa kugambar sendiri tanpa kamu warnai
seperti hurup-hurup cinta yang berkilauan
di setiap bunga di setiap embun yang meresap ke dalam kalbu.




Dan Bila

terbujur kaku besok aku
bisu diam membiru aku
menangislah jangan itu pinta aku
pergi berlalu jauhi aku
carilah arti dirimu jangan aku
raihlah bahagiamu bukan aku
jangan menoleh cepatlah berlalu
simpan sesalmu jangan untuk aku
wajar sahaja yang aku mau
apa adanya itulah aku
selebihnya dirimu itu kamu

aku hanya tau bahwa orang hidup itu jangan mengingkari hati nurani..

Rangga Aditya Ntu'awan medan23072012




Drops of water

drops of rain
night
felt heart breaking
remind
track star
the silent

drops of water
not only in the eyes
well dripping
in trough heart

remembered the play
man in the world
much, just like powder
not pervasive in sports
forgotten souls, forgotten flavors

drops of water in the universe
beating the ground, beating heart
like the sound of a bell an angel.
hopefully it's a sign,
man's time to reach for the sun
LOVE and PEACE achieve

sign of peace heart from me


salam damai hati sepanjang hari dari saya Rangga Aditya Ntu'awan









Tidak ada komentar:

Posting Komentar