Hidupmu bersandiwara
Ketika angin menghempas daun
bukit yang biru tlah lama beku
Dahan dan ranting gemersik bisu
telah dinginkah api hatimu ?
dan waktu terus melaju kugenggam tanya
Seindah dalam kata
Seindah dalam cinta
Bilakah segala-galanya bersatu adanya?
Di dalam rindunya aku
Hanya angin yang bercumbu
Bukankan sewaktu-waktu
Engkau milikku
Tetapi kenyataan
Hidup berliku ganda
Hidupnya pengorbanan
Tinggal penghabisan lamunan
Seharum wangi bunga
Hidupmu bersandiwara
Seribu bertanya senada,
merayu,Berkhayal tinggal yang ada
by :Rangga Aditya Ntu'awan Medan 28082012
Ketika angin menghempas daun
bukit yang biru tlah lama beku
Dahan dan ranting gemersik bisu
telah dinginkah api hatimu ?
dan waktu terus melaju kugenggam tanya
Seindah dalam kata
Seindah dalam cinta
Bilakah segala-galanya bersatu adanya?
Di dalam rindunya aku
Hanya angin yang bercumbu
Bukankan sewaktu-waktu
Engkau milikku
Tetapi kenyataan
Hidup berliku ganda
Hidupnya pengorbanan
Tinggal penghabisan lamunan
Seharum wangi bunga
Hidupmu bersandiwara
Seribu bertanya senada,
merayu,Berkhayal tinggal yang ada
by :Rangga Aditya Ntu'awan Medan 28082012
mengambang biduk Cintaku
hari beranjak senja .seiring waktu
bidukpun terus berlalu
terlalui sudah dua dermaga dua pulau
menjadi kisah yang lalu
biduk terus melaju mengarungi samudra biru
bertemankan segenggam asa pada kalbu
pada bintang bertambat dikala lesu
pada matahari siang dia mengadu
deru bayu nyanyiklan lagu rindu harapan
percikan riak dan gelombang adalah tumpuan
lazuardi perlahan kelam mengambang diawan
semilir bayu..mengayunku dalam lamunan
gejolak hati didera tanya...
inikah..nasib hamba...
inikah ,adakah harapan tersisa
akankah semua kan nyata
Ya Illahi Robbi..
dimanakah biduk ini kan bersadar.dan menepi
semaikan gumpulan Cinta pada diri
sebagai penyerta secercah cahaya yang kugantungi
tersemat sejuta rindu pada dinding hati
cemburu dan air mata sesekali mewarni
dan atau ..
biduk ini tak akan pernah menepi
hanya melihat elok nyiur di ujung pantai
BY:Rangga Aditya Ntu'awan Medan 11082012
And I wound up here
Humming accompany cold nights
Wishful and dreamy reverie
Moving on from the story of the heart cry
Remember you slice this heart
deru bayu nyanyiklan lagu rindu harapan
percikan riak dan gelombang adalah tumpuan
lazuardi perlahan kelam mengambang diawan
semilir bayu..mengayunku dalam lamunan
gejolak hati didera tanya...
inikah..nasib hamba...
inikah ,adakah harapan tersisa
akankah semua kan nyata
Ya Illahi Robbi..
dimanakah biduk ini kan bersadar.dan menepi
semaikan gumpulan Cinta pada diri
sebagai penyerta secercah cahaya yang kugantungi
tersemat sejuta rindu pada dinding hati
cemburu dan air mata sesekali mewarni
dan atau ..
biduk ini tak akan pernah menepi
hanya melihat elok nyiur di ujung pantai
BY:Rangga Aditya Ntu'awan Medan 11082012
And I wound up here
Humming accompany cold nights
Wishful and dreamy reverie
Moving on from the story of the heart cry
Remember you slice this heart
Deepest wound, cut injuries here
Feels close to your physical body, but of mind
When will this just a dream
Wake me to awake again
Clutching hands that do not go
Leave me alone
Deserted, fell lowly bottom of the earth
Crying hold incision running time
Surely look at you to move
Stepping happy day
And left me lonely and
Lonely and alone ....
And I wound up he
By: Rangga Aditya Ntu'awan 30082012 Medan
Munajat Hati
Ya Illahi
Jadikanlah hati ini hati yang hidup
Yang berjalan bersama kehidupan
Yang melihat dan yang mendengar
Feels close to your physical body, but of mind
When will this just a dream
Wake me to awake again
Clutching hands that do not go
Leave me alone
Deserted, fell lowly bottom of the earth
Crying hold incision running time
Surely look at you to move
Stepping happy day
And left me lonely and
Lonely and alone ....
And I wound up he
By: Rangga Aditya Ntu'awan 30082012 Medan
Munajat Hati
Jadikanlah hati ini hati yang hidup
Yang berjalan bersama kehidupan
Yang melihat dan yang mendengar
Yang tawadhuk dalam ridhaMu.
Ya Rabbi
Janganlah jadikan hati ini mati
Lemas dalam kesibukan hidup
Gersang dalam kemarau rohaniah
Kaku dalam kelongsong jasadi.
Hidupkanlah ya Allah
Seketul hatiku yang tersisa ini
Dengan tangan belas kasihMu
Moga jadi gerbang menuju cinta hakiki
Untuk hidup yang lebih abadi...
Dan Bila
terbujur kaku besok aku
bisu diam membiru aku
menangislah jangan itu pinta aku
pergi berlalu jauhi aku
carilah arti dirimu jangan aku
raihlah bahagiamu bukan aku
jangan menoleh cepatlah berlalu
simpan sesalmu jangan untuk aku
wajar sahaja yang aku mau
apa adanya itulah aku
selebihnya dirimu itu kamu
aku hanya tau bahwa orang hidup itu jangan mengingkari hati nurani..
Rangga Aditya Ntu'awan medan23072012
salam damai hati sepanjang hari dari saya Rangga Aditya Ntu'awan
Ya Rabbi
Janganlah jadikan hati ini mati
Lemas dalam kesibukan hidup
Gersang dalam kemarau rohaniah
Kaku dalam kelongsong jasadi.
Hidupkanlah ya Allah
Seketul hatiku yang tersisa ini
Dengan tangan belas kasihMu
Moga jadi gerbang menuju cinta hakiki
Untuk hidup yang lebih abadi...
bunga itu menjadi kau
yang selalu menawan hatiku
ingin ku berdiam dan bersandar
yang selalu menawan hatiku
ingin ku berdiam dan bersandar
setelah sayap kutangkupkan
aku tak ingin lagi terbang
bukan hinggap dan pergi
bukan sekedar menghisap madu sari
bukan ingin kumelukai
tapi kdg itu yang kulalui
ma'afkan aku bila kau terluka
dan akan selalu terluka
karena aku ingin disayang
sebagai hanya satu nya
tapi kalaupun itu tidak bisa
biarkan aku pergi saja
entah kemana dan dimana
aku tak ingin lagi terbang
bukan hinggap dan pergi
bukan sekedar menghisap madu sari
bukan ingin kumelukai
tapi kdg itu yang kulalui
ma'afkan aku bila kau terluka
dan akan selalu terluka
karena aku ingin disayang
sebagai hanya satu nya
tapi kalaupun itu tidak bisa
biarkan aku pergi saja
entah kemana dan dimana
Oleh: Rangga Aditya Ntu'awan
Dan Bila
terbujur kaku besok aku
bisu diam membiru aku
menangislah jangan itu pinta aku
pergi berlalu jauhi aku
carilah arti dirimu jangan aku
raihlah bahagiamu bukan aku
jangan menoleh cepatlah berlalu
simpan sesalmu jangan untuk aku
wajar sahaja yang aku mau
apa adanya itulah aku
selebihnya dirimu itu kamu
aku hanya tau bahwa orang hidup itu jangan mengingkari hati nurani..
Rangga Aditya Ntu'awan medan23072012
salam damai hati sepanjang hari dari saya Rangga Aditya Ntu'awan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar